Inilah Hitung-hitungan Keringanan Pajak Perusahaan Khusus Untuk yang Mengembangkan Riset

Inilah Hitung-hitungan Keringanan Pajak Perusahaan Khusus Untuk yang Mengembangkan Riset

Pemerintah Indonesia akan memberikan kebijakan keringan untuk pembayaran pajak teutama pada perusahaan yang memberikan alokasi anggaran untuk pengembangan riset. Kepala Badan Kebijakan Fiskal, yakni Suahasil Nazara berkata jika pemerintah saat ini tengah mendesain fasilitas Super deduction.Apakah Anda Sedang Mencari Kantor Konsultan Pajak Jakarta

Apakah yang dimaksud dengan super deduction? Super deduction merupakan fasilitas yang kini dibeirkan pada pengusaha untuk menaikkan laporan pembiayaan investasi yang mana dikeluarkan untuk membantu mengembangkan Research and Development. Contoh konkretnya jika ada serang pengusaha yang mampu secara finansial mencairakan dana atau investasi sebesar Rp. 1000, namun untuk laporan pajaknya boleh menaruh lebih besar dari Rp. 1000. Intinya, biayanya boleh mengacu lebih banyak dari Rp. 1000, jadi akan membantu mengurangi profitnya. Umumnya kan profit itu hasil dari revenue kurangi biaya di mana biaya Rp. 1000, namun boleh mengakui jika yang dikeluarkan lebih dari Rp. 1000.

Suahasil mengatakan saat penerimaan profit perusahaan Rp. 1000 maka biaya investasinya adalah Rp. 100, nilai keuntungannya jadi Rp.900. Ketika diwajibkan untuk membayar pajak 25% maka keuntungannya bisa dikalikan Rp. 900.

“Ketika ada super deduction, perusahaan diperkenankan untuk mengakui jika biaya lebih dari Rp. 100, walaupun sesungguhnya pengeluarannya tidak melebihi Rp. 100. Andaikan saja Rp. 1000, maka dikurangi biaya Rp. 100, telah menerima untung Rp. 900 namun karena ada super deduction maka biaya Rp. 100 tersebut bisa dinaikkan Rp. 50 menjadi Rp. 150.

Namun, skema yang dijelaskan di atas masih dalam tahap godokan dan proses pembicaraan serius. Menurut Suahasil gambaran besar dari super deduction yakni perusahan diizinkan untuk memperbesar nilai investasi yang telah dilakukan ketika pembayaran pajak. Jika sebelumnya pengusaha mengeluarkan biaya Rp. 100, namun boleh mengakui oleh pajak jika biayanya Rp. 150. “Itulah yang diatur, misalnya Research and Development mana yang boleh, juga siapa saja yang bisa mengakui biaya lebih dari Rp.100, kegiatan apa saja , semua harus dibicarakan tidak bisa sembarangan mengambil keputusan karena keputusan tersebut akan membawa dampak yang sangat besar” ungkap Suahasil.

Leave a Reply